Kabupaten Banjarnegara
Gallery
Business Details
Banjarnegara Mandiri dan Sejahtera
Kabupaten Banjarnegara memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan wilayah Banyumasan dan jalur pegunungan Jawa Tengah bagian barat. Wilayah ini sejak lama dikenal sebagai daerah agraris yang subur, dengan masyarakat yang hidup dari pertanian dan pemanfaatan sumber daya alam pegunungan.
Nama Banjarnegara berasal dari kata “banjar” yang berarti perkampungan atau permukiman, dan “negara” yang berarti wilayah kekuasaan atau pemerintahan. Secara historis, wilayah Banjarnegara berkembang sebagai pusat permukiman dan pemerintahan lokal yang melayani daerah-daerah pegunungan sekitarnya.
Pada masa kerajaan-kerajaan Jawa, Banjarnegara termasuk dalam wilayah pengaruh Kerajaan Mataram. Kehidupan masyarakatnya diwarnai oleh nilai-nilai budaya Jawa Banyumasan yang khas, yang hingga kini masih terlihat dalam bahasa, kesenian, dan tradisi masyarakat.
Memasuki masa kolonial Belanda, Banjarnegara ditetapkan sebagai wilayah administratif dan mengalami pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan penghubung antarwilayah. Sektor pertanian berkembang dengan komoditas utama padi, palawija, dan hortikultura. Wilayah dataran tinggi Dieng juga mulai dikenal sebagai kawasan dengan potensi alam dan energi panas bumi.
Kabupaten Banjarnegara secara resmi berdiri pada 22 Agustus 1831, yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Banjarnegara. Seiring perkembangan zaman, Banjarnegara terus berkembang sebagai pusat pemerintahan dan pelayanan publik di kawasan pegunungan Jawa Tengah bagian barat.
Dalam era modern, Kabupaten Banjarnegara dikenal sebagai salah satu daerah penghasil energi panas bumi nasional, khususnya di kawasan Dieng. Selain itu, sektor pariwisata alam berkembang pesat dengan destinasi seperti Dataran Tinggi Dieng, kawah, telaga, dan panorama pegunungan.
Perekonomian daerah ditopang oleh sektor pertanian, pariwisata, UMKM, serta energi. Pemerintah daerah mendorong pembangunan yang berkelanjutan dengan memperhatikan aspek mitigasi bencana, mengingat kondisi geografis wilayah yang rawan longsor dan aktivitas vulkanik.
Secara sosial budaya, masyarakat Kabupaten Banjarnegara dikenal religius, sederhana, dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Pembangunan daerah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian alam pegunungan sebagai aset utama daerah.
- Type:
- Government
- Keywords:
Map Location
Team
BUSINESS REVIEWS
There are no reviews at the moment
Kabupaten Banjarnegara
Banjarnegara Mandiri dan Sejahtera