Kabupaten Majalengka
Gallery
Business Details
Majalengka Raharja (Rapi, Harmonis, Religius, dan Sejahtera)
Kabupaten Majalengka memiliki sejarah panjang yang berakar pada perkembangan peradaban Sunda di wilayah timur Jawa Barat. Wilayah ini sejak dahulu dikenal sebagai daerah agraris dengan tanah yang subur dan masyarakat yang hidup dari pertanian serta perdagangan lokal. Nama Majalengka diyakini berasal dari kata Sunda yang berkaitan dengan kondisi geografis dan sejarah lokal yang berkembang secara turun-temurun.
Pada masa Kerajaan Sunda Pajajaran, wilayah Majalengka merupakan bagian dari kawasan timur Tatar Sunda yang berfungsi sebagai daerah penyangga dan penghubung antarwilayah. Kehidupan masyarakatnya diwarnai oleh nilai-nilai adat Sunda yang kuat, seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap alam.
Seiring masuknya pengaruh Islam, Majalengka berkembang sebagai wilayah dengan kehidupan religius yang kental. Banyak tokoh agama dan pusat pendidikan Islam tumbuh di wilayah ini, membentuk karakter masyarakat yang religius dan berakhlak. Tradisi keagamaan dan budaya lokal terus terjaga hingga masa kini.
Pada masa kolonial Belanda, Majalengka ditetapkan sebagai wilayah administratif dan mulai mengalami pembangunan infrastruktur pemerintahan serta jalur transportasi. Sektor pertanian semakin berkembang dengan komoditas unggulan seperti padi, palawija, dan hortikultura. Wilayah ini juga berperan sebagai pusat distribusi hasil bumi di kawasan timur Jawa Barat.
Kabupaten Majalengka secara resmi berdiri pada 7 Juni 1490, yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Majalengka. Seiring perjalanan waktu, wilayah ini terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan sosial, ekonomi, dan politik di tingkat regional maupun nasional.
Dalam era modern, Kabupaten Majalengka mengalami percepatan pembangunan terutama dengan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Keberadaan bandara ini menjadikan Majalengka sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat. Pengembangan kawasan industri, logistik, dan jasa terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian daerah, didukung oleh pengembangan UMKM dan industri kecil menengah. Pemerintah daerah juga mendorong sektor pariwisata berbasis alam dan budaya, dengan memanfaatkan potensi pegunungan, air terjun, dan kearifan lokal.
Secara sosial budaya, masyarakat Kabupaten Majalengka masih memegang teguh nilai-nilai budaya Sunda dan kehidupan religius. Pembangunan daerah diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan penguatan karakter budaya lokal.
- Type:
- Government
- Keywords:
Map Location
Team
BUSINESS REVIEWS
There are no reviews at the moment
Kabupaten Majalengka
Majalengka Raharja (Rapi, Harmonis, Religius, dan Sejahtera)