Kabupaten Tasikmalaya
Gallery
Business Details
Tasikmalaya Religius / Tasikmalaya Sukapura (digunakan sebagai identitas daerah dalam berbagai kebijakan dan promosi)
Kabupaten Tasikmalaya memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan peradaban Sunda dan penyebaran agama Islam di wilayah Priangan Timur. Wilayah ini sejak masa lampau telah menjadi daerah permukiman dan pertanian yang subur, didukung oleh kondisi geografis berupa pegunungan, dataran tinggi, serta aliran sungai yang melimpah.
Nama Tasikmalaya berasal dari kata “tasik” yang berarti air atau danau, dan “malaya” yang berarti rangkaian pegunungan. Nama ini mencerminkan kondisi alam Tasikmalaya yang kaya akan sumber air dan dikelilingi perbukitan. Pada masa Kerajaan Sunda Pajajaran, wilayah Tasikmalaya merupakan bagian dari kekuasaan kerajaan dan menjadi daerah agraris yang penting.
Memasuki masa penyebaran Islam, Tasikmalaya berkembang sebagai salah satu pusat pendidikan dan dakwah Islam di Jawa Barat. Banyak ulama dan tokoh agama berperan besar dalam membentuk karakter masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai moral. Hingga kini, keberadaan pesantren dan lembaga pendidikan Islam masih menjadi ciri khas Kabupaten Tasikmalaya.
Pada masa kolonial Belanda, Tasikmalaya menjadi bagian dari sistem pemerintahan Hindia Belanda dan berkembang sebagai pusat administrasi serta perdagangan regional. Infrastruktur seperti jalan dan pusat pemerintahan dibangun untuk mendukung aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perkebunan. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil beras, palawija, serta komoditas pertanian lainnya.
Secara administratif, Kabupaten Tasikmalaya resmi berdiri pada 17 Juli 1831, dan tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Tasikmalaya. Seiring perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk, sebagian wilayah perkotaan kemudian dimekarkan menjadi Kota Tasikmalaya pada tahun 2001, sementara Kabupaten Tasikmalaya tetap mempertahankan wilayah pedesaan dan agraris yang luas.
Dalam perkembangan pasca-kemerdekaan, Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan pariwisata. Daerah ini memiliki berbagai potensi wisata alam seperti pantai selatan, pegunungan, air terjun, serta wisata budaya dan religi.
Dari sisi sosial budaya, masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dikenal memiliki kehidupan sosial yang kuat, religius, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Sunda. Tradisi, kesenian, serta kearifan lokal masih dilestarikan dan menjadi bagian penting dari identitas daerah.
Pembangunan Kabupaten Tasikmalaya diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan antarwilayah. Pemerintah daerah juga berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan, mengingat kondisi geografis wilayah yang rawan bencana alam.
- Type:
- Government
- Keywords:
Map Location
Team
BUSINESS REVIEWS
There are no reviews at the moment
Kabupaten Tasikmalaya
Tasikmalaya Religius / Tasikmalaya Sukapura (digunakan sebagai identitas daerah dalam berbagai kebijakan dan promosi)